Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Melalui Implementasi Model Ekonomi Sirkuler Berbasis Digital One Pesantren One Product (OPOP)
Keywords:
Ekonomi Sirkuler., Pesantren,, Digitalisasi,, Pemberdayaan EkonomiAbstract
Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi pesantren di Bandar Lampung melalui penerapan model ekonomi sirkuler dan pengelolaan unit usaha berbasis digital dengan konsep One Pesantren One Product (OPOP). Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan santri, pengurus pesantren, dan masyarakat sekitar. Tahapan pelaksanaan meliputi analisis kondisi awal, pelatihan dan pendampingan kewirausahaan, penerapan digitalisasi usaha, serta evaluasi keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pesantren, ditandai dengan peningkatan kemampuan manajerial dan literasi digital lebih dari 60%. Penerapan prinsip ekonomi sirkuler mampu menurunkan limbah organik hingga 40% serta meningkatkan pendapatan pesantren sebesar Rp2,5 juta per bulan. Digitalisasi unit usaha melalui pemanfaatan platform e-commerce juga berdampak pada peningkatan efisiensi pengelolaan dan penjualan hingga 45%. Dari sisi sosial, program ini mendorong peningkatan kesadaran lingkungan, partisipasi santri perempuan, serta terjalinnya kolaborasi yang lebih erat antara pesantren dan masyarakat. Pembentukan koperasi pesantren digital menjadi langkah strategis untuk menjamin keberlanjutan ekonomi pesantren yang berbasis teknologi dan ramah lingkungan
References
Azra, A. (2018). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Jakarta: Prenadamedia Group.
Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung. (2024). Kota Bandar Lampung dalam angka 2024. Bandar Lampung: BPS Kota Bandar Lampung.
Badruddin, A., & Yasin, M. (2021). Pemberdayaan ekonomi pesantren sebagai basis penguatan ekonomi umat. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 11(2), 101–115. https://doi.org/10.21927/jesi.2021.11.2.101-115
Chambers, R. (2020). Participatory rural appraisal: Principles, methods, and application. London: Routledge.
Dhofier, Z. (2019). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup kiai dan visinya mengenai masa depan Indonesia (Edisi revisi). Jakarta: LP3ES.
Fauzan, M., & Rahman, A. (2023). Digitalisasi program One Pesantren One Product (OPOP) dalam meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 45–58. https://doi.org/10.20414/jpm.v8i1.5678
Geissdoerfer, M., Savaget, P., Bocken, N. M. P., & Hultink, E. J. (2020). The circular economy: A new sustainability paradigm? Journal of Cleaner Production, 143, 757–768. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2016.12.048
Huda, N., Rini, N., Mardoni, Y., & Putra, P. (2021). Pengembangan kemandirian ekonomi pesantren berbasis kewirausahaan. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(3), 1580–1590. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i3.3124
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2023). Statistik pesantren Indonesia tahun 2023. Jakarta: Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelaksanaan program One Pesantren One Product (OPOP). Jakarta: Kemenkop UKM.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelaksanaan program One Pesantren One Product (OPOP). Jakarta: Kemenkop UKM.
Kirchherr, J., Reike, D., & Hekkert, M. (2017). Conceptualizing the circular economy: An analysis of 114 definitions. Resources, Conservation and Recycling, 127, 221–232. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2017.09.005
Kusuma, A. R., & Sari, D. P. (2021). Transformasi digital UMKM berbasis pesantren dalam meningkatkan daya saing usaha. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 6(2), 89–102. https://doi.org/10.20473/jebi.v6i2.3021
Lestari, S., & Rahmawati, F. (2022). Pemberdayaan santri perempuan melalui kewirausahaan digital berbasis pesantren. Jurnal Studi Gender dan Anak, 17(1), 55–70. https://doi.org/10.14421/jga.2022.17105
OECD. (2020). Digital transformation of SMEs. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/bdb9256a-en
Qardhawi, Y. (2017). Islam dan lingkungan hidup. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Schaltegger, S., & Wagner, M. (2019). Managing sustainability performance measurement and reporting in an integrated manner. Business Strategy and the Environment, 28(4), 673–690. https://doi.org/10.1002/bse.2273
Suharto, E. (2020). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial. Bandung: Refika Aditama.
Suharto, E. (2020). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial. Bandung: Refika Aditama.
UNDP. (2022). Gender equality and sustainable economic empowerment. New York: United Nations Development Programme.
UNESCO. (2021). Digital literacy in education. Paris: UNESCO Publishing.
United Nations. (2023). The Sustainable Development Goals report 2023. New York: United Nations.
Wijaya, R., & Hasanah, U. (2022). Model pelatihan kewirausahaan berbasis komunitas pada lembaga pendidikan keagamaan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(2), 134–146. https://doi.org/10.20414/jpm.v7i2.4567
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anggit Fitriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










